Posted in Poem

Tak Mau Pulang

Kalau saja kopi itu memabukkan
Mungkin aku sudah dapat menghapusmu seutuhnya
Namun yang ada justru kebalikan
Aku terjaga. Tak peduli pagi menjelang

Seperti akan meledak
Tak bisakah kau mendengarnya?
Letupan yang terus mendesak
Kenangan yang terus menguap keluar.

Rasanya seperti aku ingin menghilang
Hingga semua tak ada yang dapat menemukan
Walau hanya sehelai rambut yg menjulang
Ya. Aku tak pernah lagi mau pulang

Advertisements
Posted in Poem

Sudah Cukup,

Mereka bertanya apa aku baik-baik saja
Padahal senyum ini membentang dengan jelas
Mereka bertanya bagaimana jika besok lusa sudah tak lagi terelakan
Sementara aku tak pernah ingin menerima kemungkinan

Tahukah kau akan sesuatu yang disebut keajaiban?
Jika kita terus melaju tanpa menuntut ini itu
Bukankah semesta yang justru akan berbalik memelukmu?
Apakah hal itu hanya aku saja yang tahu?

Aku tak ingin mengucapkan sepatah kata apapun lagi
Karena hanya dengan Ia mengingat satu hal itu saja buatku sudah sukup
Kurasa menatap dengan cara seperti ini saja sudah cukup
Ya. Aku hanya akan meyakinkan diriku kalau begini saja sudah sukup

Tidak peduli kalau kalian mampu melihat yang ku sembunyikan
Bahwa aku mungkin tak akan bisa menerima
Jika kutemukan diriku tidak baik-baik saja
Ketika esok lusa datang dan tak bisa kusambut dengan senyum girang

Sebab aku tak akan mengucapkan sepatah kata tambahan
Kalau memang sudah ditentukannya pilihan
Kalau memang esok lusa membuatku tak lagi terkenang
Aku hanya tinggal meyakinkan diriku bahwa begini saja sudah cukup dengan air mata tertelan

Posted in Poem

Gemerincing Angin Pagi Itu

โ€‹Kalau saja aku tak memulainya
Jika saja aku bahkan tak mempertimbangkannya
Seandainya saja aku melewatinya begitu saja
Gemerincing angin pagi itu

Bagaimana bisa aku begitu tega
Sementara kau memohon dengan mata penuh harap
Bagaimana bisa aku tak mengindahkannya
Sementara gemerincing angin itu yang selalu mewarnai hariku yang gelap

Jalan membuatku berhenti disebuah perempatan
Aku, yang biasanya hanya suka menikmati dari atas jembatan
Bagaimana bisa berdiri disini terasa begitu bising
Sementara jika diatas sana semua terasa begitu hening

Haruskah kulangkahkan kakiku hingga perempatan ini menjadi lalu?
Namun mengapa untuk mengangkat kaki saja terasa seperti melakukan dosa yang tak terampuni?
Jika aku tetap berdiri saja disini,
Apakah gemerincing angin itu akan pergi?

Apakah aku begitu berarti? Meskipun Ia begitu mudah dicintai
Hujan turun bersama dengan tubuhku yang berpaling
Melenyapkan suara gemerincing dan menghentikan hembusannya berkeliling
Jika mendekat terasa seperti dosa besar, berpalingkah jawaban paling benar?

Line by ullyiz

Posted in Uncategorized

Bagaimana jika pertanyaan terbesarnya bukanlah untuk apa kita hidup,tapi bagaimana kita hidup?

Just one day – Gayle Forman

Posted in random

Aku Yang Sama

Ketika ku menonton film dengan intrik sederhana namun memiliki impact yang hebat, rasanya seperti ada sesuatu yg menjalar didadaku. Terasa hangat, namun juga sesak.

Seperti menyeka debu pada buku-buku lama lalu membaca isinya dari awal secara perlahan, aku mulai mengingat masa-masa dimana dengan percaya diri aku menyatakan bahwa hidup ini adalah milikku. Dan ini adalah aku.

Aku menunduk dan membawa kerikil kecil itu bersama langkahku. Ada apa ini? Waktu menyeretku begitu jauh dan menjadikanku penuh peluh yang tak terlihat.

Seperti pemutar film, adegan demi adegan bergerak dengan jelas dalam benak. Senyum itu, tawa itu, seruan riang itu. Bisa ku katakan tak ada yang dapat menandingi betapa hebatnya waktu-waktu itu.

Jika kau melihat aku sekarang, dapatkah kau melihat perbedaannya?? Atau sebenernya semua tetap sama?? Apakah aku tetap sama??

Ya aku tetap sama. Meskipun aku tak lagi dapat mengatakan dengan lantang bahwa hidupku adalah milikku. Ini adalah aku. Karena aku memilikimu. Karena ini tak hanya aku.

Posted in Poem

Di Belakang

12d8a8551e0987ac99e399466a72a60c

Seperti menghentikan waktu yang berputar disekitar
Ku berlari sebentar dan terus berteriak kencang
Kalau dengan acuh bisa membuatku segila ini
Seperti apa kacaunya jiwa yang berlalu lalang setiap kali?

Sesuatu membuatku berpaling ke belakang
Kosong. Hanya ada jalanan yang telah kulalui sendirian
Lalu aku tertawa terpingkal-pingkal
Dengan air mata yang keluar tak tertahankan

Seperti dalam film, setiap kenangan seakan terjadi kembali dihadapan
Memainkan setiap entah sandiwara atau ketulusan didalamnya
Jalan ini tetaplah hanya sekedar jalanan
Kenangan juga tetaplah hanya sesuatu yang sudah jauh dibelakang
Namun, sosok yang terengah disini tak pernah bisa seperti yang dulu ada

Jika saja hitamnya hati tidak menghapus banyak ingatan
Mungkin takkan ada yang pernah terlupakan
Sehingga pahit atau pun manis yang pernah ada,
Dapat ku ucapkan terimakasih kepadanya

Line by ullyiz
Image by Pinterest

Always feel good to be back ๐Ÿ™‚
Sorry for make you waited too long~~ hope you enjoy this kinda ‘sounds of my heart’ lol

Posted in Kpop MV, lyric

Lirik Terjemahanโ”‚Highlight(ํ•˜์ด๋ผ์ดํŠธ) _ CALLING YOU

DALzpEjUQAAlXJk

Hangul

๋Šฆ์€ ์‹œ๊ฐ„์— ์ž๊พธ ์ „ํ™”ํ•ด์„œ ๋ฏธ์•ˆํ•ด
์กฐ๊ธˆ ์ทจํ–ˆ์ง€๋งŒ ์ •์‹ ์€ ๋ง์งฑํ•ด
Now Iโ€™m calling you calling you
๋Œ€๋‹ต ์—†๋Š” ๋„ˆ์ง€๋งŒ

์•„์ง ๋ฐ”๋€Œ์ง€ ์•Š์€ ๋„ˆ์˜ coloring์ฒ˜๋Ÿผ
๋‚ด ๋งˆ์Œ๋„ ์•„์ง ์—ฌ์ „ํ•ด
Now Iโ€™m calling you calling you
๋„ ๋ถ€๋ฅด๊ณ  ์žˆ์–ด

์กฐ๊ธˆ๋งŒ ๋” ์ฑ„์›Œ์ค˜ My friend
์˜ค๋Š˜๋”ฐ๋ผ ์™ธ๋กœ์›Œ์„œ ๊ทธ๋ž˜
ํ•˜๋Š˜์— ๋‹ฌ์€ ๋ฐ์€๋ฐ
๋‚ด ๋ง˜๊นŒ์ง€ ๋น„์ถฐ์ฃผ์ง„ ์•Š๋„ค

๊ฐ€์ง€๋งˆ Itโ€™s not time to go man
์Šฌํ””์„ ์กฐ๊ธˆ ๋‚˜๋ˆ ๊ฐ€ ์ค„๋ž˜
์•„๋ฌด๋ฆฌ ํ”ผํ•ด๋ณด๋ ค ํ•ด๋„
๊ทธ ์• ๊ฐ€ ์ž๊พธ ๋– ์˜ฌ๋ผ

๋„Œ ์ง€๊ธˆ ๋ฌด์–ผ ํ•˜๋Š”์ง€
์ด๋ฏธ ์ž๊ณ  ์žˆ์„๋Ÿฐ์ง€
ํ˜น์‹œ ๋‚ด๊ฐ€ ํ•„์š”ํ•œ์ง€
๊นŒ๋งฃ๊ฒŒ ๋‹ค ์žŠ์—ˆ๋Š”์ง€

ํ•œ ์ˆœ๊ฐ„๋„ ๋ฉˆ์ถ”์ง€ ์•Š๊ณ 
๋‚ด ๋ชจ๋“  ๊ฒŒ ๋‹ค ๋„ˆ๋ฅผ ํ–ฅํ•ด ์žˆ์–ด
์–ด๋Š์ƒˆ ๋‚œ ๋˜ ๋„ˆ์˜
๋ฒˆํ˜ธ๋ฅผ ๋ˆ„๋ฅด๊ณ  ์žˆ์–ด

์กฐ๊ธˆ ์ทจํ–ˆ์ง€๋งŒ ์ •์‹ ์€ ๋ง์งฑํ•ด
Now Iโ€™m calling you calling you
๋Œ€๋‹ต ์—†๋Š” ๋„ˆ์ง€๋งŒ

์•„์ง ๋ฐ”๋€Œ์ง€ ์•Š์€ ๋„ˆ์˜ coloring์ฒ˜๋Ÿผ
๋‚ด ๋งˆ์Œ๋„ ์•„์ง ์—ฌ์ „ํ•ด
Now Iโ€™m calling you calling you
๋„ ๋ถ€๋ฅด๊ณ  ์žˆ์–ด

์‚ฌ์‹ค ๋ฌด์Šจ ๋ง์„ ํ•ด์•ผ ํ• ์ง€
ํ•˜๋‚˜๋„ ์ •๋ฆฌ๊ฐ€ ์•ˆ ๋ผ
๊ทธ์ € ์–ด๋”˜๊ฐ€์— ์žˆ๋Š” ๋„ˆ์˜
์ˆจ๊ฒฐ์ด ๋„ˆ๋ฌด ๊ทธ๋ฆฌ์›Œ
๋„ค๊ฐ€ ๋„ˆ๋ฌด ๋ณด๊ณ  ์‹ถ์–ด

์ž ์—์„œ ๊นจ์–ด๋‚˜๋ฉด
๋งŽ์ด ํ›„ํšŒ ํ•˜๊ฒ ์ง€๋งŒ
๊ทธ๊ฑธ ์•Œ๋ฉด์„œ๋„ ์–ด๊น€์—†์ด
Now Iโ€™m calling you
Iโ€™m calling you

์•„๋ฌด ์—ฌ์ž๋‚˜ ๋งŒ๋‚˜์„œ
๋„ ์žŠ์–ด๋ณด๋ ค ํ–ˆ์ง€๋งŒ
๊ทธ๋Ÿด์ˆ˜๋ก ๋„ ์ฐพ๊ฒŒ ๋ผ
๋”์šฑ ๋” ๋„ค๊ฐ€ ๊ทธ๋ฆฝ๊ธฐ ๋งŒํ•ด Continue reading “Lirik Terjemahanโ”‚Highlight(ํ•˜์ด๋ผ์ดํŠธ) _ CALLING YOU”

Posted in Poem, puisi

Nyanyian Pertama

Kau yang tiba-tiba mulai bernyanyi dihadapanku
Kau yang tiba-tiba menarik tanganku dan membawaku berlari
Mengeluarkanku dari belenggu penuh debu
Menunjukanku sebuah dunia yang baru dan membuatku iri

Kau dengan senyum dan mata penuh cahaya
Menerangi sudut gelap dan menyiramnya dengan kehangatan
Yang berkata dengan lantang akan melindungiku apapun kenyataannya
Setidaknya hanya sebuah kejujuran yang semestinya kulakukan

Aku yang tak bisa melakukan apa-apa selain berbohong
Kau yang akan selalu tersenyum mempercayai semua yang hanya omong kosong
Haruskah aku melepaskan semua dan memilihmu saja?
Atau sebaiknya kuperbaiki karena kau akan menunggu disana?

Aku yang tak bisa melakukan apa-apa selain berbohong
Dan kau si bodoh yang selalu berkata akan selalu ada disampingku
Akankah berbeda jika saja aku tidak mendengarnya?
Nyanyianmu ketika pertama berjumpa

 

Line by ullyiz
Inspire by The liar and his lover japanese movie ver

Posted in Poem, puisi

Sesederhana Dandelion

20bcad44773eb1dd0ba83ab3f4841bf4

Ada saat dimana satu-satunya hal yang ku tahu hanyalah tersenyum
Tanpa tahu malu, tanpa rasa ragu
Bagi sebuah mata sesuatu bisa terlihat begitu sederhana
Ketika satu-satunya yang dilakukan setelah tersenyum adalah tertawa

Ada saat dimana berdiri terasa begitu ringan
Seperti bunga dandelion, terbang dengan bebas dalam sekali hembusan
Bagi sebuah mata sesuatu bisa terlihat begitu sederhana
Karena kita tak pernah sendirian, bukankah ada kau diujung jalan sana?

Namun terkadang kerikil membuatku tersandung
dan lama kelamaan, hari berubah murung
Bagi sebuah mata sesuatu bisa terlihat begitu sederhana
dan entah sejak kapan, aku ย mulai melupakannya

Tidak seperti dandelion yang terbang dan memulai hidup baru ditempat Ia mendarat kemudian
Bagiku, semua sudah berakhir disuatu saat
Ketika bagi mata yang lainnya, semua tidak bisa dianggap sederhana
Dan jangankan untuk tertawa, tersenyumpun aku sudah lupa bagaimana caranya

Mengangkat kepalaku tegak bahkan sekarang aku tak kuat
Tidak seperti bunga dandelion, yang mampu menantang angin dan terus bertahan
Meskipun Ia tahu, tidak semua hal bisa terasa begitu sederhana
Karena aku sendirian, Apakah kau bahkan masih menungguku di ujung sana?

 

Line by Ullyiz
Image by Pinterest

Posted in Poem, puisi

BINTANG

Apakah kau melihatnya?
Sesuatu yang mampu menghantarkan panas memenuhi seluruh rongga dada
Seperti sebuah harapan
Yang walau sama sekali tak pantas, membuat semua orang ingin dapat mengenggam

Aku menghitungnya pelan-pelan
Kilauan indah yang begitu menyilaukan
Aku memandangnya diam-diam
Cahaya yang membuatku kembali dapat percaya

Ada apa dengan air mata dalam senyummu yang mengembang itu
Meredupkan kilau yang selalu membuatku kagum
Meskipun dalam artian yang berbeda
Meskipun tidak seperti yang aku tahu, selalu kau harapkan

Seperti saat kau pertama kali menemukanku
Di atas atap, berusaha memetik bintang dengan wajah polosmu
Tidak bisakah hanya untukku saja?
Bintang itu maksudku

Aku menghitungnya pelan-pelan
Kilauan indah yang begitu menyilaukan
Aku memandangnya diam-diam
Cahaya yang membuatku kembali dapat percaya

Benarkah dapat ku paksakan?
Sesuatu yang begitu membuat gila jika kehilangan
Sorot mata segemerlap bintang-bintang
Ketetapan sekuat harapan yang dipikul para bintang

Bahkan ketika terlihat seolah menjadi milikku seorang
Kilau cahaya itu justru redup dan meninggalkan hanya aku tanpa satupun penerang

 

Line by ullyiz