Posted in Uncategorized

hard answer despite the simple question

Ketika seseorang bertanya, apa yang akan kau lakukan kedepannya??
Aku hanya terdiam. Seketika tersentak dan entahlah… Meskipun banyak mimpi yang sudah ku rangkai, ketika pertanyaan itu diajukan aku tetap tak dapat menjawab apa-apa. Bukan tak percaya diri akan semua rencana dan mimpi itu, hanya saja seakan aku pun turut mempertanyakan hal lain seraya pertanyaan itu terlontarkan. Jauh di dalam diriku. “apa benar semua itu yang ingin kau lakukan??” sepertinya itu alasan kenapa ku tak dapat menjawabnya pertanyaan yang bisa dibilang sederhana dan sebenarnya telah ku rangkai hal demi halnya.

Saat hidupku penuh hanya dengan diriku, duniaku, mimpi-mimpiku, dan tujuan-tujuanku, bahkan ketika hari-hariku begitu sibuk sampai makan pun tak terpikirkan, selalu ada satu hal yang membuat dadaku sesak. Sampai sekarang aku masih tak mengerti apa itu sebenarnya. Perasaan apa… Dan kenapa aku merasakannya…

Aku merindukan saat-saat dimana dengan percaya diri aku bisa meneriakkan apa isi pikiranku dan apa yang akan aku lakukan. Karena sepertinya belakangan ini aku terus saja mencari alasan. Alasan kenapa aku dulu melakukan ini, alasan kenapa aku sekarang memilih ini, alasan kenapa aku akn melakukan sesuatu nantinya…
Aku benci membuat dan terus mencari-cari alasan tersebut. Bahkan membuatku berpikir lagi, “kenapa aku harus terus mencari “excuse” untuk semua hal?”
Setelah aku mencari dan mencari. Sepertinya aku menemukan awal dari pencarian alasan itu dimulai. Karena sejujurnya aku orang yang tidak memerlukan alasan dan lebih menitik beratkan ke apa yang diinginkan hatiku.
Dan awal yang melatar belakanginya adalah lingkungan. Cakupan yang cukup luas yang bisa diutarakan dengan satu kata sederhana itu memang memegang pengaruh penting dalam pembentukan diri. Bahkan kadang aku tidak percaya bahwa kita tidak bisa menjadi sebagaimana diri kita dilingkungan yang kita tinggali. Bahkan dirumah – tempat untuk pulang, tempat dimana kita mendapat kehangatan setelah berjam-jam berkeliling didunia luar yang dingin dan tak berbelas kasihan.

Apa yang akan kau lakukan kedepannya?? Setelah semua ini berakhir?? Setelah kau benar-benar menginjakkan kedua kakimu didunia ini seorang diri??

Well,, untukku… Semua itu menakutkan. Membayangkannya menakutkan. Entah hanya aku sendiri yang seperti itu atau banyak lagi yang lain sama sepertiku.

Aku tidak punya banyak tempat yang bisa ku ajak berdiskusi. Mungkin sebenarnya tidak ada. Kalau ada, itu aku yang tidak membuka semua hal yang ku khawatirkan kepada mereka. i hate showing my weak self. Itulah kenapa…(lagi-lagi aku mencari alasan…)

Author:

just an ordinary girl who try hard to find herself

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s