Posted in Poem, short story

Sandiwara

Berlarian seolah ini adalah hal yang menyenangkan.

Tertawa terbahak seolah ini adalah hal terlucu yang pernah kau alami.

Kau melihatku dan tersenyum menenangkan.

Aku memperhatikanmu dan terpaku ditempat.

Bukan karena aku terpana.

Tidak. Bukan karena itu.

Melainkan karena kau penuh tanda tanya.

Berjalan seolah setiap langkah terasa begitu berat.

Tersenyum tipis seolah semua ini patut untuk dikasihani.

Kau memandangku dengan tatapan mata yang sulit dimengerti.

Aku melihatmu dan tersenyum lebar seperti orang bodoh.

Dan kau… Kau terus mengulur waktu.

Tanpa kusadari perlahan jarak itu sudah terbentang

Benar-benar menyakitkan untuk kuakui bahwa tembok itu sudah lama tinggi membatasi

Sudah begitu lama suaramu tak terdengar.

Padahal kau didepanku

Padahal kau dihadapanku

Namun merengkuhmupun aku tak mampu

Laksana bayangan, atau bisa juga bintang diatas sana.

Jika terus begitu, kau tak akan tau.

Jika terus begitu, aku tak akan tau.

Jika terus begitu, kita tak akan pernah tau.

Author:

just an ordinary girl who try hard to find herself

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s