Posted in Poem, puisi

Janji

d4ff45b24565dddbefd5df00b4a188bf

Sore itu, ketika kau berlari menghampiriku
Tanpa peduli kalau hujan bisa membuat mu menggigil dan beku
Meskipun tidak ada sesuatu yang perlu
Hingga membuatmu menghiraukan hujan dan memperlihatkan matamu yang layu

Jika karena janji itu matamu tak mampu melihatku lagi
Jika karena janji itu hatimu tak bisa memilihku lagi
Haruskah aku memainkan piano sendiri?
Ditengah senja berhujan agar semua dapat kau resapi

Aku berlari menghampiri wajah favoritku
Demi melihat bibir indah yang hanya akan tersenyum padaku
Seperti takdir yang tak kusangka akan datang menghampiriku
Hanya saja kali ini matamu terlihat begitu sendu

Saat berbalik dan mengejar sudah tidak ada artinya
Walau kau berkata tidak apa-apa. ini bukan apa-apa
Meskipun kau berkata tidak menyukainya. tidak akan melakukannya
Akhirnya, tetap hanya aku yang membuatmu terluka

Jika karena janji itu matamu tak mampu melihatku lagi
Jika karena janji itu hatimu tak bisa memilihku lagi
Haruskah aku memainkan piano sendiri?
Ditengah senja berhujan agar semua dapat kau resapi

Line by Ullyiz
Image by Pinterest

Advertisements

Author:

Just an ordinary girl who try hard to find herself

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s