Posted in Poem, puisi

Sesederhana Dandelion

20bcad44773eb1dd0ba83ab3f4841bf4

Ada saat dimana satu-satunya hal yang ku tahu hanyalah tersenyum
Tanpa tahu malu, tanpa rasa ragu
Bagi sebuah mata sesuatu bisa terlihat begitu sederhana
Ketika satu-satunya yang dilakukan setelah tersenyum adalah tertawa

Ada saat dimana berdiri terasa begitu ringan
Seperti bunga dandelion, terbang dengan bebas dalam sekali hembusan
Bagi sebuah mata sesuatu bisa terlihat begitu sederhana
Karena kita tak pernah sendirian, bukankah ada kau diujung jalan sana?

Namun terkadang kerikil membuatku tersandung
dan lama kelamaan, hari berubah murung
Bagi sebuah mata sesuatu bisa terlihat begitu sederhana
dan entah sejak kapan, aku  mulai melupakannya

Tidak seperti dandelion yang terbang dan memulai hidup baru ditempat Ia mendarat kemudian
Bagiku, semua sudah berakhir disuatu saat
Ketika bagi mata yang lainnya, semua tidak bisa dianggap sederhana
Dan jangankan untuk tertawa, tersenyumpun aku sudah lupa bagaimana caranya

Mengangkat kepalaku tegak bahkan sekarang aku tak kuat
Tidak seperti bunga dandelion, yang mampu menantang angin dan terus bertahan
Meskipun Ia tahu, tidak semua hal bisa terasa begitu sederhana
Karena aku sendirian, Apakah kau bahkan masih menungguku di ujung sana?

 

Line by Ullyiz
Image by Pinterest

Advertisements

Author:

Just an ordinary girl who try hard to find herself

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s